Minggu, 04 Agustus 2019

Nikmatnya Makan di Angkringan Hik Klaten



ivonsundari.com - Menyusuri jalan aspal di pagi hari itu sangat menyenangkan. Mata pun dimanjakan dengan sawah nan hijau membentang sepanjang mata memandang. Benar-benar suasana desa yang menenangkan. Kalau lapar pun datang, gak perlu khawatir. 

Wedangan ataupun angkringan memang sudah akrab di telinga. Atau terkadang cukup menyebutnya warung hik. Harganya pun tak merogoh kocek terlalu dalam dan kita pun bisa kenyang. Rasanya tidak kalah bersaing dengan rumah makan maupun restoran. Ada sego (nasi) kucing. Eits, bukan berarti lauknya kucing ya. Ini cuma menggambarkan bahwa nasi yang dibungkus ini isinya sedikit loh. Harganya pun murah banget, dari seribu lima ratus rupaih dan paling mahal pun cuma tiga rupiah saja. Udah ada sayur dan lauknya. Es teh aja cuma dua ribu lima ratus sampe tiga ribu rupiah. Soto semangkuk besar aja ada yang cuma tiga ribu rupiah. Murah banget loh.

Namun, kita harus pintar memilih angkringan yang sesuai selera kita. Saya sangat suka angkringan di bawah pohon besar persimpangan sawah dekat kampus satu Rumah Tahfizh Ar Royyan Ceper. Lauknya begitu menggoda. Telur dadar dengan cabe rawit yang sangat pedas. Ada juga angkringan yang tak kalah enaknya. Dekat SMKN 1 Pedan. Kalo wedang jahenya yang paling enak itu di angkringan mas agus, dekat wisata Makam Sunan Pandanaran Bayat. Harganya pun cuma tiga ribu rupiah. Mitosnya bisa mengusir masuk angin, hehe. Kalo gorengan, saya sangat suka di angkringan dekat wisata Rowo Jombor Bayat. Kalo pas bosan di pagi hari, kamu bisa menikmati pemandangan di Rowo Jombor sambil menikmati gorengan dan es teh. Alhamdulillah..

0 komentar